Toyota Woven City: Laboratorium Mobilitas Masa Depan Berbasis AI
Toyota Woven City hadir sebagai laboratorium mobilitas berbasis AI, uji integrasi manusia, kendaraan, dan infrastruktur masa depan.
Para penghuni terbagi menjadi dua peran utama, yakni Inventor dan Weaver. Inventor adalah para pengembang teknologi dan layanan inovatif, sementara Weaver terdiri dari penghuni dan pengunjung yang memberikan perspektif serta umpan balik langsung. Kolaborasi ini memungkinkan inovasi diuji secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Chery Perkenalkan Inovasi Parkir Pintar Valet Parking Driver
Dari sisi energi, Woven City mengandalkan teknologi hidrogen melalui fuel cell sebagai sumber utama, serupa dengan yang digunakan pada Toyota Mirai. Seluruh ekosistem—mulai dari bangunan, kendaraan, hingga manusia—terhubung melalui sensor dan data, menciptakan lingkungan yang memungkinkan pengujian teknologi secara real-time, baik di dunia fisik maupun virtual.
Filosofi Kakezan, yang berarti “perkalian” dalam bahasa Jepang, menjadi dasar kolaborasi di Woven City. Filosofi ini mencerminkan upaya Toyota untuk melipatgandakan kekuatan melalui kerja sama dengan berbagai mitra. Pendekatan ini juga membebaskan inovator dari keterbatasan metode konvensional dengan menghadirkan lingkungan nyata sebagai ruang eksperimen.
Baca juga: MG Awali Rangkaian Regional Launch MGS5 EV dari Pulau Sulawesi


