Persija Gelar Aksi Donor Darah
Menjelang pertandingan melawan Persis pada Senin lalu, Persija menggelar aksi donor darah.
“Kolaborasi kegiatan donor darah yang digagas oleh Persija, I.League, dan Palang Merah Indonesia (PMI) tidak sekadar menghadirkan aksi sosial, melainkan juga menghidupkan kembali falsafah lama bangsa, yakni gotong royong kemanusiaan," katanya.
"Di tengah kuatnya rivalitas sepak bola, kegiatan ini justru menempatkan suporter sebagai subjek kemanusiaan, bukan sekadar pendukung klub. Mereka menjadi agen tanggung jawab sosial yang efektif. Suporter sebagai pendonor mampu menembus sekat-sekat identitas dan bahkan menjadi simbol perekat bagi para penonton sepak bola di Indonesia," ujarnya.
"Donor darah, pada hakikatnya, tidak mengenal jenis kelamin, latar belakang, maupun afiliasi klub, apakah Persija, Persebaya, PSIS, atau Persib. Demikian pula penerima darah tidak pernah dipilah berdasarkan loyalitas klub sepak bola. Di sinilah kampanye ‘Satu Darah, Darah Indonesia’ yang digaungkan oleh Persija, I.League, bersama PMI menjadi relevan sebagai bentuk gotong royong kemanusiaan untuk Indonesia,” tutur Ramdansyah.
Apresiasi juga disampaikan oleh Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra. Menurutnya, komitmen Persija dalam menjalankan program sosial secara berkelanjutan layak menjadi teladan bagi perkembangan ekosistem sepak bola nasional.
“Kami menyambut baik keberlangsungan program donor darah yang terus dilakukan. Hal ini menjadi bukti bahwa sepak bola juga memiliki peran sosial yang kuat, tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga kontribusi nyata yang memberi harapan dan manfaat bagi sesama,” ujarnya.


