Teknologi Dual Mode BYD Cocok untuk Kondisi Geografis dan Masyarakat Indonesia
BYD meluncurkan Teknologi Dual Mode di Indonesia, menggabungkan EV dan hybrid untuk mobilitas lebih fleksibel, hemat, dan efisien.
Di Indonesia, posisi BYD dan DENZA juga semakin kuat. Hingga April 2026, keduanya mencatat penjualan hampir 20.000 unit atau meningkat sekitar 53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus menguasai sekitar 40% pasar EV nasional.
Sebanyak 90.000 kendaraan BYD juga telah beroperasi di Indonesia, menunjukkan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru.
President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan kehadiran teknologi DM merupakan langkah lanjutan perusahaan dalam memperluas pasar kendaraan energi baru di Indonesia.
Baca juga: Mitsubishi Ungkap Saat yang Tepat Rotasi Ban, Spooring, dan Balancing
“Kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang semakin luas dan inklusif melalui teknologi yang fleksibel, efisien, serta mudah diakses masyarakat,” ujar Zhao.
Sebagai bagian strategi elektrifikasi, BYD menegaskan kendaraan listrik murni tetap menjadi arah jangka panjang perusahaan. Namun, kebutuhan pasar yang beragam membuat perusahaan juga menghadirkan solusi tambahan melalui teknologi DM.
Teknologi ini dirancang menyesuaikan berbagai pola penggunaan. Untuk mobilitas di perkotaan, sistem lebih mengutamakan tenaga listrik untuk pengalaman berkendara yang lebih halus, senyap, dan efisien.

