Bogor Hornbills Sudah Pelajari Kesalahan vs Pelita Jaya di Game 1
Kekalahan di Game 1 seri Best Of 5 Final IBL 2026 membuat Bogor Hornbills menyadari kekurangan dalam tim.
www.sportcorner.id - Kekalahan di Game 1 seri Best Of 5 Final IBL 2026 membuat Bogor Hornbills menyadari bahwa pentingnya membatasi ruang gerak bagi para pemain lokal Pelita Jaya Basketball Jakarta.
Dalam kondisi genting, pemain-pemain lokal menjadi penentu kemenangan. Bahkan itu juga terjadi di sepanjang musim ini.
Seperti yang dikatakan head coach Pelita Jaya, Cesar Camara Perez, bahwa keberadaan Andakara Prastawa Dhyaksa dan Agassi Yeshe Goantara di menit-menit akhir harus menjadi perhatian.
Karena keduanya memiliki kemampuan untuk melakukan tembakan yang bagus, dilengkapi dengan mental yang kuat dalam mengatasi momen-momen genting.
"Yang menjadi evaluasi adalah bagaimana menjaga para pemain lokal," tegas Coach Cesar.
"Kami tidak akan membiarkan pemain lokal Pelita Jaya melakukan tembakan, apalagi membuka ruang tembak bagi mereka," katanya.
Coach Cesar masih ingat betul bagaimana Prastawa mencetak dua kali tembakan three point di dua menit terakhir pada pertemuan pertama mereka di musim reguler.
Kemudian pada pertemuan kedua di musim reguler, Prastawa dan Agassi mencetak delapan poin dalam waktu dua menit, yang menghancurkan momen laga terakhir Hornbills di kandang sendiri.
Di Game 1 babak Final juga sama, di mana Prastawa mencetak enam poin di masa perpanjangan waktu, dari total delapan poin di laga tersebut. Artinya bukan pemain asing yang justru menjadi penentu kemenangan Pelita Jaya, melainkan pemain lokal.
"Itu yang akan menjadi fokus dari game plan kami selanjutnya. Dengan kata lain, kami harus melakukan sesuatu yang berbeda di menit-menit akhir. Untuk menghentikan peluang mereka memenangkan pertandingan," imbuh Coach Cesar.



