Kabar Buruk untuk Red Bull, F1 Berencana Batasi Penggunaan DRS

Formula 1 (F1) dikabarkan akan membatasi penggunaan Drag Reduction System (DRS) setelah menuai pro-kontra dalam beberapa seri balapan musim ini.

Share:
article
MotorSports

Agar DRS nonaktif, pembalap harus menekan tombol yang sama, mengerem, atau mengangkat throttle. Sebagai catatan, teknologi ini tidak bisa digunakan pada dua lap awal atau lawan berjarak kurang dari satu detik.

Pada musim ini, dua pembalap Red Bull tampil dominan dan memimpin klasemen perolehan poin sementara.

Max Verstappen memimpin dengan 314 poin disusul rekan setimnya, Sergio Perez, dengan 189 poin dari 12 kali balapan.

Posisi ketiga dan keempat ditempati oleh Fernando Aloso (Aston Marti) dan Lewis Hamilton (Mercedes). Sementara pembalap Ferrari, Charles Leclerc, ada di urutan kelima.


Baca Juga

Sean Gelael GTWCE/Istimewa

Target Sean Gelael di Balapan Tahun 2026

Intip Livery Fabio Quartararo di MotoGP 2026

Veda Ega Pratama akan mengenakan motor dengan nomor 9 di Moto3 2026/foto: Honda Team Asia

Ini Target Veda Ega di Moto3 2026

Ilustrasi Sirkuit Mandalika

Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah Formula 4 2026

Veda Ega Pratama finis di posisi 2 pada race 1 dan race 2 Red Bull Rookies Cup 2025 Austria/foto: Red Bull Rookies Cup

Veda Ega Pratama Promosi ke Moto3 Musim 2026

Raul Fernandez pembalap Trackhouse Racing Team/Sumber IG @raulfernandez_25

Hasil Race dan Klasemen MotoGP Australia 2025