Prestasi Badminton Indonesia di Asian Games Sejak 1962, Tahun 2023 yang Terburuk?

Tersingkirnya Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto terancam membuat prestasi badminton Indonesia di Asian Games 2023 jadi yang terburuk sepanjang sejarah

Share:
article
ajar Rian tersingkir dari perempat final cabor badminton Asian Games 2023
Olahraga
ajar Rian tersingkir dari perempat final cabor badminton Asian Games 2023

Dengan hanya tersisa 2 wakil, maka salah satu dari Anthony Ginting ataupun Gregoria Mariska harus bisa juara dan membawa pulang minimal satu emas.

Dengan demikian, prestasi tim badminton Indonesia di Asian Games 2023 ini lebih baik ketimbang 1986 dan 1990.

Namun, apabila Ginting dan Gregoria tersingkir juga di perempat final, maka pencapaian tim Indonesia di Asian Games 2023 jadi yang terburuk sepanjang sejarah.

Kalaupun nantinya keduanya bisa masuk semifinal tapi kemudian masih mampu meraih perunggu, itu juga masih lebih buruk ketimbang tahun 1986.

Sementara itu, jika Ginting dan Gregoria hanya menyumbangkan 2 perak, maka pencapaian tersebut lebih buruk dari 1990 tapi lebih baik dari 1986.

Baca juga: Sebaiknya Jangan Main Futsal atau Badminton Kalau Tidak Rutin Lakukan Ini, Bisa-bisa Serangan Jantung, lho!

Berikut catatan penampilan Indonesia di Asian Games dari 1962 hingga 2018:

1962: 5 emas, 3 perak, 3 perunggu
1966: 2 emas, 2 perak, 5 perunggu
1970: 1 emas, 2 perak, 4 perunggu
1974: 2 emas, 4 perak, 2 perunggu
1978: 4 emas, 2 perak, 3 perunggu
1982: 2 emas, 3 perak, 0 perunggu
1986: 0 emas, 0 perak, 4 perunggu
1990: 0 emas, 2 perak, 6 perunggu
1994: 3 emas, 2 perak, 1 perunggu


Baca Juga

PB FAJI akan Tinjau Venue PON 2028 awal Juni

Kapan Megawati Hangestri Terbang ke Korea Selatan?

Profil Hyundai Hillstate, Klub Baru Megawati Hangestri

Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate?

Desak Made Raih Medali Perunggu di Speed World Climbing

Indonesia-Brunei Perkuat Kolaborasi Pencak Silat