Begini Cara Legenda Bantu Regenerasi Bulutangkis Indonesia
Legenda bulutangkis Indonesia, Candra Wijaya turut membantu melahirkan bibit-bibit muda olahraga tepok bulu.
www.sportcorner.id - Legenda bulutangkis Indonesia, Candra Wijaya turut membantu melahirkan bibit-bibit muda olahraga tepok bulu.
Saat ini prestasi bulutangkis Indonesia sedang menjadi sorotan. Di Asian Games 2022, untuk pertama kalinya bulutangkis gagal menyumbang medali.
Secara keseluruhan, penampilan atlet-atlet Indonesia di turnamen internasional juga sedang kurang greget, terutama sektor ganda.
Di ganda putra diharapkan bisa menyumbang gelar karena punya banyak pelapis setara di Pelatnas.
Setidaknya ada lima lapis ganda putra yang dari segi kekuatan tak terlalu jauh berbeda.
Lima pasangan tersebut adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawa Wardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
[Baca Juga: Salut! Klub Malaysia JDT Sumbang Penjualan Tiket untuk Palestina]
Tapi, performa ganda putra sedang menurun drastis. Beruntung dalam dua turnamen terakhir Bagas/Fikri mampu menjadi runner-up (Denmark Open dan French Open).
Di ganda putri, hanya ada Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang konsisten. Di ganda campuran, penampilan Indonesia sangat loyo.
Untuk terus melahirkan generasi nomor ganda, Candra Wijaya menggelar turnamen bulutangkis Doubles Special Championships 2023.