Hadiah BWF World Tour Finals Makin Besar dari Tahun ke Tahun

Hadiah yang ditawarkan BWF World Tour Finals 2023 mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

Share:
article
BWF World Tour Finals
Olahraga
BWF World Tour Finals

Hadiah yang diberikan akan dilipatgandakan dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan adanya penambahan total hadiah uang untuk ajang bergengsi ini dari tahun 2023 hingga 2026.

Rencana penambahan hadiah untuk empat tahun ke depan tersebut dinyatakan oleh laman resmi BWF.

"HSBC BWF World Tour Finals akan tetap menjadi turnamen bergengsi terkaya di dunia dengan BWF sebagai penyelenggara yang mendanai uang sebesar 11,5 juta dollar Amerika Serikat sebagai uang hadiah untuk empat tahun berikutnya," dikutip dari laman BWF.

Hadiah yang setara dengan Rp169 triliun tersebut dialokasikan untuk empat tahun dengan nominal berbeda-beda.

Masing-masing pembagiannya adalah dimana pada tahun 2023 dan 2024 mendapatkan uang sebesar 2,5 juta dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp38,4 miliar.

[Baca Juga: Head-to-Head Gregoria dengan Lawan-lawan di World Tour Finals 2023]

Lalu pada tahun 2025 uang hadiahnya akan bertambah menjadi 3 juta dollar AS atau Rp46,1 miliar.

Pada tahun 2026, hadiahnya akan bertambah lagi menjadi 3,5 juta dollar AS atau setara dengan Rp53,7 miliar.

"Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund, menyebutnya sebagai dorongan yang signifikan untuk komunitas bulu tangkis," lanjut pernyataan BWF.

Hadiah tersebut akan dibagikan lagi lebih detail untuk kategori nomor yang berbeda-beda.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing