Thursday, April 18, 2024

www.SportCorner.id Mengganti oli mesin secara teratur adalah salah satu perawatan yang sangat penting untuk kendaraan bermotor. Oli mesin memiliki peran yang krusial dalam menjaga kesehatan mesin, dan ketika tidak diganti dengan teratur, berbagai risiko dapat muncul.

Berikut adalah risiko-risiko yang mungkin terjadi ketika seseorang jarang mengganti oli mesin kendaraan:

1. Keausan Mesin: Oli mesin berfungsi sebagai pelumas antar komponen mesin yang bergerak dan saling bersentuhan. Jika oli terlalu kotor atau sudah kehilangan sifat pelumasnya, maka gesekan antar komponen mesin akan meningkat. Hal ini dapat menyebabkan keausan pada komponen mesin, seperti piston, camshaft, dan lainnya.

2. Overheating (Mesin Panas Berlebihan): Oli mesin tidak hanya sebagai pelumas, tetapi juga membantu dalam menyerap panas yang dihasilkan oleh mesin. Jika oli sudah terlalu kotor, maka kemampuannya dalam menyerap panas akan menurun. Akibatnya, mesin dapat mengalami overheating, yang dapat merusak komponen-komponen mesin yang sensitif terhadap suhu tinggi.

3. Penumpukan Kotoran: Seiring waktu, di dalam oli mesin akan terkumpul kotoran dan partikel-partikel yang terbawa oleh proses pembakaran. Jika oli tidak diganti secara teratur, maka kotoran tersebut akan terus menumpuk dan menyebabkan penurunan performa mesin, bahkan berpotensi menjadi penyebab kerusakan.

4. Penurunan Efisiensi Bahan Bakar: Oli mesin yang sudah terlalu kotor akan meningkatkan gesekan dalam mesin, sehingga kinerja mesin akan lebih berat sehingga mesin mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar untuk mencapai performa yang sama. Hal ini dapat menyebabkan penurunan efisiensi bahan bakar kendaraan.