Dikritik Netizen Smash-nya Lemah, Begini Jawaban Rehan Kusharjanto

Rehan Naufal Kusharjanto menjawab kritikan netizen yang menyebut smash-nya sangat lemah.

Share:
article
Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (Foto: SportCorner.id/Reza)
Olahraga
Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (Foto: SportCorner.id/Reza)

www.sportcorner.id - Rehan Naufal Kusharjanto menjawab kritikan netizen yang menyebut smash-nya sangat lemah.

Rehan sering menjadi sasaran kritikan netizen setiap kali kalah dalam satu pertandingan.

Mayoritas mereka menyebut, smash Rehan tidak bertenaga sehingga sulit untuk mematikan lawan.

Hal itu sebenarnya sudah pernah diungkit pelatih ganda campuran, Herry Iman Pierngadi. Menurut Rehan, dia sudah menjalani latihan tambahan agar smash-nya bisa lebih baik lagi.

"Sebenarnya banyak pemain yang smash nggak kencang tapi saya tetap latihan terus. Koh Herry juga bilang emang tenaganya nggak ada," kata Rehan, ditemui di mixed zone, Selasa (12/3/2024).

[Baca Juga: Berkunjung ke Jakarta, Red Sparks Pastikan Bawa Megawati dan Gia]

"Saya dilatih Koh Herry sebelum turnamen Eropa. Salah satu caranya memakai raket yang lebih berat. Berkali-kali Koh Herry melempar shuttlecock ke saya dan saya melakukan smash berulang-ulang," ujarnya.

Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati langsung tersingkir di babak pertama All England 2024.

Bertanding di Utilita Arena, Birmingham, Selasa (12/3/2024), Rehan/Lisa kalah dari pasangan asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, 14-21, 21-19, dan 18-21.

"Kita udah dapat momen tapi nggak bisa dimanfaatkan. Di game ketiga momen itu hilang karena sering angkat bola dan buru-buru. Itu yang disayangkan," ucap Rehan.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing