Sunday, June 23, 2024

www.SportCorner.id Oli merupakan salah satu komponen penting pada mesin kendaraan yang fungsinya untuk mencegah terjadinya gesekan langsung antara komponen logam yang bergerak. Hal ini berlaku pada oli mobil dan motor.

Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama untuk melumasi mesin, sebagai pemilik kendaraan, penting untuk memahami perbedaan karakter antara oli mobil dan oli motor.

Viscosity (Viskositas) SAE

Oli motor dan oli mobil, keduanya sama-sama memiliki berbagai tingkatan viskositas atau tingkat kekentalan oli yang ditandai dengan kode yang mengacu pada standar Society of Automotive Engineer (SAE).

Untuk urusan viskositas baik oli mobil dan oli motor memiliki banyak kesamaan. Misalnya SAE 10W-40, 5W-40, 0W-20, 0W-30 dan lain sebagainya.

API Service

API Service adalah standar yang menetapkan kualitas tingkat kemampuan oli untuk menjaga performa mesin yang merujuk pada standar American Petroleum Institute (API).

Kualitas oli mesin diklasifikasikan berdasarkan jenis, masa pakai, teknologi, dan sejumlah parameter lainnya. Tingkat kualitasnya berdasarkan urutan abjad, A, B, C, D dan seterusnya.

Baca juga: Motor Gak Mau Start? Pahami Dulu Masalahnya

Karena mobil dan motor umumnya menggunakan mesin bensin yang bergantung pada percikan api busi (sparkplug/S) maka untuk pelumas yang digunakan menggunakan awalan S (spark), mulai dari SA, SB, SC, SF dan seterusnya.