PBSI Akan Ubah Seleksi Masuk Pelatnas Bulutangkis Agar Tak Jawasentris

PBSI tengah mewacanakan mengubah sistem seleksi masuk Pelatnas. Seperti apa?

Share:
article
Pelatnas PBSI Cipayung (Instagram badminton.ina)
Olahraga
Pelatnas PBSI Cipayung (Instagram badminton.ina)

Sportcorner.id - PBSI tengah mewacanakan mengubah sistem seleksi masuk Pelatnas.

Rencana ini akan membuat jalur masuk pelatnas tidak lagi hanya dari seleksi nasional yang diselenggarakan pada awal tahun.

Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Fadil Imran mengatakan, diubahnya sistem masuk Pelatnas bertujuan agar lebih banyak atlet yang terpantau.

Harapannya, akan muncul bibit-bibit pebulu tangkis potensial yang mungkin saja tidak tercium radar nasional.

Ia kemudian menyontohkan langkah yang dilakukan Indra Sjafri di sepakbola yang gemar pergi ke daerah-daerah untuk mencari pemain berbakat yang tidak terpantau.

Cara ini membuka peluang calon pemain berbakat yang belum bergabung di klub untuk jadi atlet nasional.

"Bahwa rekrutmen atlet pelatnas itu tidak hanya dari seleknas yang diadakan di akhir tahun, tapi bisa dari talent scouting, pemandu bakat, pengembangan daerah melihat," kata Fadil di sela-sela pertandingan final bulutangkis PON 2024, Kamis (19/9/2024).

Baca juga: Cara Siasati Kejuaraan Bulutangkis Nasional yang Terlalu Jawasentris

"Yang kedua mungkin memberi ruang juga kepada Sirnas untuk menunjukkan dimana yang poinnya memang ranking-rankingnya bagus," tambahnya.

Kata Fadil, hal seperti yang ia utarakan itu sudah dilakukan negara-negara lain.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing