Megawati Ukir Sejarah usai Red Sparks vs Expressway Hi-Pass: Cetak 1000 Poin

Megawati Hangestri mencetak sejarah dengan mencetak 1.000 poin bersama Red Sparks.

Share:
article
Megawati Hangestri terpilih sebagai MVP saat Red Sparks menang 3-0 atas Hi-Pass/foto: IG Red Sparks.
Olahraga
Megawati Hangestri terpilih sebagai MVP saat Red Sparks menang 3-0 atas Hi-Pass/foto: IG Red Sparks.

www.sportcorner.id - Megawati Hangestri mencetak sejarah dengan mencetak 1.000 poin bersama Red Sparks.

Megawati menjadi pevoli Indonesia pertama yang bisa mencetak 1.000 poin di Liga Voli Korea atau V-League.

Kepastian ini didapat setelah Megawati mencetak 25 poin saat Red Sparks mengalahkan Expressway Hi-Pass.

Dalam pertandingan yang digelar di Gimcheon Gymnasium, Sabtu (7/12/2024), Red Sparks menang dengan skor 3-1 (25-22, 25-27, 25-19, 25-20).

Di pertandingan ini, Vanja Bukilic menjadi bintang dengan mengoleksi 35 poin atau tertinggi di laga tersebut.

[Baca Juga: Hasil V-League 2024/2025 Red Sparks vs Expressway Hi-Pass]

Megawati ada di posisi dua dengan mengemas 25 poin.

Di kubu Expressway Hi-Pass, Merelin Nikolova mencetak 25 poin, kemudian Kang So-hwi mengemas 18 poin.

Sepanjang pertandingan, Red Sparks harus berjuang keras mengalahkan Expressway Hi-Pass.

Menang di set pertama, Red Sparks kecolongan di set kedua. Setelah itu, tim asal Daejeon itu berhasil memenangkan dua set berikutnya walaupun dengan poin ketat.


Baca Juga

Megawati Hangestri sudah tiba di Turki pada Minggu (17/8/2025)/foto: Ofisial Manisa BBSK

Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing