Pemain Keturunan yang Tersisih dan Terancam Angkat Kaki dari Eropa

Ada beberapa pemain keturunan Indonesia yang mulai tersisih dari kompetisi Eropa. Ada juga yang posisinya mulai terancam.

Share:
article
Sandy Walsh diperkenalkan Yokohama F Marinos pada Minggu (9/2/2025)/foto: X Yokohama F Marinos.
Bola
Sandy Walsh diperkenalkan Yokohama F Marinos pada Minggu (9/2/2025)/foto: X Yokohama F Marinos.

3. Sandy Walsh

Sandy Walsh masih berseragam KV Mechelen saat memutuskan menjadi pemain naturalisasi. Awalnya, dia menjadi pemain andalan di klubnya. Tapi, belakangan mulai minim kesempatan bermain.

Pada akhirnya, Sandy Walsh memilih melanjutkan karier bersama klub Jepang, Yokohama F. Marinos.

Bersama KV Mechelen, Sandy Walsh mncatatkan 133 penampilan dengan mencetak sembilan gol.

[Baca Juga: Rekap Hasil Liga Champions Asia Elite: Jordi Amat Berpeluang Susul Sandy Walsh]

Selain tiga nama di atas, ada juga beberapa pemain naturalisasi yang posisinya mulai terancam di klubnya karena jarang mendapatkan kesempatan bermain dan berpotensi pindah.

Satu nama yang santer dikabarkan akan pindah adalah Nathan Tjoe A-On, yang sudah sangat jarang dimainkan.

Nama Shayne Pattynama juga disebut-sebut akan meninggalkan klubnya, KAS Eupen. Tapi, itu baru sekadar rumor.


Baca Juga

Alphonso Davies. (X @FabrizioRomano)

Daftar Skuat Kanada di Piala Dunia 2026

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Foto: Instagram/arsenal)

Kenapa Gabriel yang Jadi Eksekutor Penalti Arsenal?

Arne Slot dalam final Carabao Cup 2024/2025 antara Liverpool vs Newcastle. (Foto: Instagram/liverpoolfc)

Liverpool Pecat Arne Slot

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes/Foto: Hadi Febriansyah/Sportcorner.id

John Herdman Akui Sudah Kantongi Nama Pengganti Jay Idzes

Persiapan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Jalani TC di Bali

PSG Juara Liga Champions 2025/2026

Anthony Gordon Resmi Pindah ke Barcelona

Bank Sumut Jadi Sponsor AFF U-19 2026

Komentar Igor Tolic Dipercaya Jadi Pelatih Persib

Logo Piala Dunia 2026/Foto: Istimewa

Daftar Skuat Afrika Selatan di Piala Dunia 2026