Tak Pernah Menangis, Ini Alasan Ko Hee-jin Menitikkan Air Mata usai ke Final

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin mengaku tak pernah menangis dalam pertandingan selama menjadi pelatih.

Share:
article
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin/Foto: XSports News DB
Olahraga
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin/Foto: XSports News DB

Di set kedua, penampilan Red Sparks menurn jauh. Hillstate bisa mengambil keuntungan dengan banyaknya kesalahan yang dilakukan Red Sparks. Hillstate merebut set kedua dengan skor 25-12.

Di set ketiga, giliran Red Sparks yang tampil luar biasa. Mereka terus menekan dan agresif. Hillstate pun kewalahan akhirnya Red Sparks merebut set ketiga dengan skor 25-19.

Di set penentuan, penampilan Red Sparks terus terjaga. Mereka bisa memanfaatkan momentum sementara Hillstate mulai kehilangan kepercayaan diri.

Pada akhirnya, Red Sparks mampu memenangkan set keempat dengan skor 25-20.

[Baca Juga: Jadwal Final V-League Pink Spiders vs Red Sparks, Bertepatan Idul Fitri 1446]

Di laga ini, Megawati menjadi pencetak angka terbanyak dengan 26 poin. Sementara di kubu Hillstate, ada Laetitia Moma Bassoko dengan 23 poin.

Kemenangan Red Sparks juga terbantu dari hasil perjudian Ko He-jin yang memainkan Park Hye-min sebagai libero di set ketiga. Bahkan, Park Hye-min terpilih sebagai MVP.

Dalam sesi jumpa pers, Ko Hee-jin menitikkan air mata. Padahal, dia mengaku tak pernah menangis selama melatih.

"Saya sosok yang tak pernah menangis, tapi (kali ini) hati saya terenyuh melihat perjuangan para pemain hari ini," ujarnya, dikutip dari Naver, Minggu (30/3/2025).


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing