Rumah Petenis Kembar Ukraina Terkena Bom Drone Oleh Rusia

Rumah dari petenis putri Ukraina, Lyudmyla dan Nadiia Kichenok terkena bom drone Rusia.

Share:
article
Lyudmyla dan Nadiia Kichenok/IG Lyudmyla
Olahraga
Lyudmyla dan Nadiia Kichenok/IG Lyudmyla

Baca juga: Tak Pernah Menangis, Ini Alasan Ko Hee-jin Menitikkan Air Mata usai ke Final

Kemudian juga pernah menjadi juara di nomor ganda campuran Wimbledon 2023 berpasangan dengan Mate Pavic.

Sementara itu, Nadiia yang merupakan saudara kembar Lyudmyla belum pernah merasakan satupun gelar di ajang Grand Slam.

Rangking tertinggi yang pernah diraih oleh Nadiia adalah 29, untuk saat ini ia berada di peringkat ke-40 (18/11/2024).

Nadiia berkarier sebagai peteis profesional sejak 2006. Sejauh ini ia telah mengumpulkan uang hadiah sebesar 1,7 juta Dollar Amerika Serikat.

Sedangkan Lyudmyla sudah mengumpulkan uang hadiah dari tenis sebesar 2,8 juta Dollar Amerika Serikat.

Baca juga: Jadwal Final V-League Pink Spiders vs Red Sparks, Bertepatan Idul Fitri 1446

Di sisi lain, perang Ukraina dan Rusia sudah terjadi sejak (24/2/2022).

Perang ini dipicu oleh sejarah masa lalu, keinginan Ukraina untuk bergabung dengan NATO, isu batas wilayah, isu politik identitas.
 


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing