Kendala Tim Indonesia usai Jalani Latihan Perdana Piala Sudirman 2025

Tim bulutangkis Indonesia menjalani latihan perdana jelang tampil di laga perdana Piala Sudirman 2025.

Share:
article
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja/Foto: PBSI
Bulutangkis
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja/Foto: PBSI

www.sportcorner.id - Tim bulutangkis Indonesia menjalani latihan perdana jelang tampil di laga perdana Piala Sudirman 2025.

Tim Indonesia tak buang-buang waktu untuk segera menjajal arena pertandingan untuk Piala Sudirman 2025 setelah tiba di Xiamen, China.

Jonatan Christie dan kawan-kawan berangkat ke Xiamen pada Kamis (24/4/2025) siang menggunakan maskapai Xiamen Airlines dengan nomor penerbangan MF868.

Tim Indonesia menggelar sesi latihan perdana pada Jumat (25/4/2025) di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium.

Total para pemain latihan sekaligus mencoba atmosfer Xiamen Olympic Sports Center Fenghuan Gymnasium selama 120 menit.

[Baca Juga: Update Pebulutangkis Dunia yang Absen di Piala Sudirman 2025]

Baru satu kali mencoba lapangan, ada beberapa kendala yang harus segera beradaptasi, terutama masalah angin.

"Hari ini di latihan pertama kami masih mencoba-coba pukulan. Masih membiasakan dengan karakter shuttlecock jadi saat pertandingan sudah tahu akan bermain bagaimana, feeling-nya seperti apa,"  kata ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto.


Baca Juga

Piala Uber 2026: Indonesia 5-0 Australia

Piala Thomas 2026: Indonesia 3-2 Thailand

Hasil Piala Uber 2026: Indonesia 3-2 Kanada

Tim Uber Indonesia Waspadai 'Kuda Hitam' Kanada

Hasil Piala Thomas 2026: Indonesia 5-0 Aljazair

Dhinda dan Thalita Terinspirasi Piala Uber 2024

Ubed Tak Sabar Lakoni Laga Pertama Piala Thomas 2026

Hendra Setiawan Nikmati Peran Baru di Tim Piala Thomas

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Malaysia Open 2026/Foto: PBSI

Target PBSI untuk Tim Thomas dan Uber Indonesia

Viktor Axelsen Mundur dari Japan Open 2024 (Foto: BWF)

Viktor Axelsen Gantung Raket di Usia 32 Tahun

PBSI Lepas Tim Thomas dan Uber 2026