PBSI Kian Terpuruk, Siapa yang salah?

ersatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia atau PBSI kembali menuai sorotan usai Indonesia gagal total dalam perhelatan Kapal Api Indonesia Open 2025.

Share:
article
Aksi Fajar/Rian di babak semifinal Indonesia Open 2025. (Foto: Instagram/pbsi)
Bulutangkis
Aksi Fajar/Rian di babak semifinal Indonesia Open 2025. (Foto: Instagram/pbsi)

www.sportcorner.id - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia atau PBSI kembali menuai sorotan usai Indonesia gagal total dalam perhelatan Kapal Api Indonesia Open 2025. Olahraga tepuk bulu yang digawangi Fadil Imran dkk itu harus menerima kenyataan kembali tanpa gelar juara.

Pada ajang itu, harapan satu-satunya dari sektor ganda putra melalui Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani kalah pada babak final dari Kim Won Ho/Seo Seung Jae asal Korea Selatan dengan rubber game. Yaitu, 21-18, 19-21, dan 12-21.

Tak hanya Sabar/Reza yang gagal, para pemain unggulan seperti Jonatan Christie, Putri Kusuma Wardani, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari hingga Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang diharapkan mampu meraih gelar juara juga sudah tersingkir sebelum babak final.

Hal ini tentunya membuat PBSI menjadi sorotan dan mendapat kritik keras dari berbagai elemen maupun the power of netizen.

"Hasil minor ini menambah daftar panjang kegagalan tim bulutangkis Indonesia di berbagai event bergengsi sejak bulan Januari lalu. Siapa yang harus bertanggung jawab?" ujar Iwan, salah seorang badminton Lovers.


Tags

PBSI

Baca Juga

Piala Uber 2026: Indonesia 3-2 Chinese Taipei

Piala Uber 2026: Indonesia 5-0 Australia

Piala Thomas 2026: Indonesia 3-2 Thailand

Hasil Piala Uber 2026: Indonesia 3-2 Kanada

Tim Uber Indonesia Waspadai 'Kuda Hitam' Kanada

Hasil Piala Thomas 2026: Indonesia 5-0 Aljazair

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri/Media PBSI.

Pesan Fajar Alfian untuk Debutan di Piala Thomas 2026

Dhinda dan Thalita Terinspirasi Piala Uber 2024

Ubed Tak Sabar Lakoni Laga Pertama Piala Thomas 2026