PBSI Kian Terpuruk, Siapa yang salah?

ersatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia atau PBSI kembali menuai sorotan usai Indonesia gagal total dalam perhelatan Kapal Api Indonesia Open 2025.

Share:
article
Aksi Fajar/Rian di babak semifinal Indonesia Open 2025. (Foto: Instagram/pbsi)
Bulutangkis
Aksi Fajar/Rian di babak semifinal Indonesia Open 2025. (Foto: Instagram/pbsi)

Dia merasa geram karena sepanjang tahun ini, tim bulutangkis Indonesia baru berhasil meraih dua gelar juara. Itupun dari turnamen kategori super 300 BWF. 

Dua gelar juara tersebut diraih oleh Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti dari sektor ganda putri di turnamen Thailand Masters 2025 serta melalui Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathanael Pasaribu dari sektor ganda campuran pada ajang Taipei Open 2025.

Sebelumnya, pada ajang kejuaraan bulu tangkis Asia 2025 yang berlangsung di Ningbo, Tiongkok, 8-13 April, Indonesia juga tidak meraih satu pun gelar juara dari berbagai nomor yang diikuti. Pencapaian terbaik pada ajang itu adalah menembus babak semifinal dari ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.

Indonesia juga tanpa gelar di All England 2025. Itu terjadi setelah ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana kalah melawan pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dalam laga final yang digelar 17 Maret 2025.

“Kami heran. Kenapa bulutangkis Indonesia kian terpuruk. Padahal, banyak legenda yang menjadi pengurus di PBSI. Harusnya bulutangkis kita kian kuat. Bukannya malah terpuruk. Kalau begini, pasti ada yang tidak beres," tambah Iwan.


Tags

PBSI

Baca Juga

Kerja Sama PBSI dan PT Perada Swara Productions/Foto: SportCorner.id

Daftar Peserta Seleksi Nasional PBSI

Seleksi Nasional PBSI 2026 Digelar 3–7 Februari

Kabid Binpres PBSI, Eng Hian/Foto: PBSI

Evaluasi PBSI Hasil di Indonesia Masters 2026

Malaysia Juara Umum di Indonesia Masters 2026

Hasil Indonesia Masters 2026: Jafar/Felisha Tumbang