PBSI Kian Terpuruk, Siapa yang salah?

ersatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia atau PBSI kembali menuai sorotan usai Indonesia gagal total dalam perhelatan Kapal Api Indonesia Open 2025.

Share:
article
Aksi Fajar/Rian di babak semifinal Indonesia Open 2025. (Foto: Instagram/pbsi)
Bulutangkis
Aksi Fajar/Rian di babak semifinal Indonesia Open 2025. (Foto: Instagram/pbsi)

Ajang seperti sirnas atau sirkuit nasional sebenarnya adalah awal yang baik untuk mencari bibit unggul dan potensial. Bahkan, pada saat mereka masuk dan tampil pada BWF World Junior Championship, performanya bisa dibilang cukup baik dan ciamik. Sayangnya, pada saat masuk ke jenjang senior dan tampil di berbagai turnamen BWF, penampilan mereka justru menurun dan tidak konsisten. Hal inilah yang membuat bulutangkis Indonesia semakin tertinggal dari segi regenerasi juga prestasi.

"Buruknya prestasi tahun ini menandakan bahwa kepengurusan sebelumnya bisa dikatakan lebih baik dengan sederet prestasi yang ditorehkan atlet-atletnya. Saat ini, yang diperlukan adalah proses peningkatan prestasi dari para atlet yang ada serta regenerasi yang sudah ada di pelatnas," paparnya.

 


Tags

PBSI

Baca Juga

Piala Uber 2026: Indonesia 3-2 Chinese Taipei

Piala Uber 2026: Indonesia 5-0 Australia

Piala Thomas 2026: Indonesia 3-2 Thailand

Hasil Piala Uber 2026: Indonesia 3-2 Kanada

Tim Uber Indonesia Waspadai 'Kuda Hitam' Kanada

Hasil Piala Thomas 2026: Indonesia 5-0 Aljazair

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri/Media PBSI.

Pesan Fajar Alfian untuk Debutan di Piala Thomas 2026

Dhinda dan Thalita Terinspirasi Piala Uber 2024

Ubed Tak Sabar Lakoni Laga Pertama Piala Thomas 2026