FC Barcelona Cetak Sejarah di YouTube

Barcelona mencetak sejarah sebagai klub olahraga pertama yang mencapai 25 juta pelanggan.

Share:
article
Sportainment

Penggemar dari seluruh dunia dapat bergabung dalam komunitas ini dan menikmati berbagai keuntungan yang tersedia di setiap tingkat keanggotaan.

Strategi digital yang komprehensif
Pencapaian 25 juta pelanggan bukanlah tujuan yang berdiri sendiri, melainkan hasil dari strategi digital menyeluruh yang menggabungkan pertumbuhan, inovasi format, serta pembangunan komunitas, sekaligus mengukuhkan FC Barcelona sebagai pemimpin global dalam inovasi digital.

Di dalam klub khususnya melalui Identity Area, yang mencakup seluruh aspek terkait merek Barça dan memimpin strategi keseluruhan di berbagai platform digital pekerjaan dilakukan setiap hari untuk memastikan bahwa konten semakin berfokus pada penguatan merek blaugrana di tingkat internasional, menyampaikan identitas Catalan ke seluruh dunia, serta menonjolkan nilai-nilai unik yang mendefinisikan FC Barcelona, sambil tetap setia pada akar dan tradisinya.

Pada 17 Januari 2025, FC Barcelona telah mencetak sejarah dengan mencapai 20 juta pelanggan di YouTube. Beberapa bulan kemudian, klub ini naik ke puncak peringkat sektor olahraga di platform tersebut dan kini, dengan tonggak baru ini, semakin memperlebar keunggulannya.

Akun olahraga terkemuka seperti FIFA (24,5 juta pelanggan), NBA (23,8 juta), dan Real Madrid (19 juta) kini berada di bawah Barça dalam hal jumlah pelanggan YouTube di kanal masing-masing.
 


Tags

Barcelona

Baca Juga

Achraf Hakimi (instagram.com/achrafhakimi)

Achraf Hakimi Segera Jalani Sidang Tuduhan Pemerkosaan

Pemain Osasuna Dapat Hadiah Jersey Jordi Amat

4 Pemain Persija Hadir di Acara Meet and Greet

Real Betis Rilis Jersey Ramah Lingkungan

Febri Haryadi Lepas Masa Lajang

Persib Bandung Galang Dana Donasi untuk Cisarua

Bek Persib Kakang Rudianto Lepas Masa Lajang

Presiden Prabowo Pamer Selfie Bareng Zinedine Zidane

Daftar Pemain Terbaik Paruh Musim LALIGA 2025/2026

Pemain Persija Kena Tipu saat Belanja Online