Komentar Guardiola usai Manchester City Tersingkir di Liga Champions
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya usai disingkirkan Real Madrid di 16 besar Liga Champions.
www.sportcorner.id - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya usai disingkirkan Real Madrid di 16 besar Liga Champions.
Dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB di Stadion Etihad, City kalah dengan skor 1-2.
Dua gol Madrid diborong Vinicius Junior sedangkan gol tunggal The Citizens dicetak Erling Haaland. Madrid lolos dengan keunggulan agregat 5-1.
Di laga ini, City harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-22 setelah Bernardo Silva dikartu merah karena handball di kotak penalti.
Hal itu membuat tugas yang mustahil menjadi hampir tidak mungkin, dan Guardiola tidak menyembunyikan betapa momen itu sangat memengaruhi semua yang terjadi setelahnya.
"(Para pemain) selalu menunjukkan (semangat). Tetapi setelah 3-0 dan setelah 4-0 dan 10 lawan 11, itu mustahil," kata Guardiola, dikutip dari New Straits Times.
"Tetapi masa depan akan cerah dan musim depan kami akan kembali," ujarnya.
Guardiola menyesalkan bahwa leg kedua babak 16 besar Liga Champions tidak memberikan ujian sesungguhnya yang menurutnya pantas didapatkan timnya.
"Saya akan tidur dan besok biarkan saya menantang Madrid selama 180 menit, 11 lawan 11. Saya menginginkan perasaan itu. Itu saja," ucapnya.
"Kami selalu sangat bagus, tetapi 10 lawan 11 selama 75 menit, jika Anda unggul satu atau dua gol secara agregat, oke, tetapi ketika Anda tertinggal 4-0, itu lebih rumit," ungkapnya.
Guardiola menekankan pentingnya pengalaman bagi skuad yang sedang mengalami transisi.






