Indonesia Gandeng Prancis untuk Pembinaan Sepak Bola Putri
PSSI menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan sepak bola putri nasional.
Materi workshop mencakup berbagai aspek penting dalam manajemen olahraga modern, mulai dari lanskap dan model pengembangan sepak bola perempuan Prancis yang terintegrasi, dari tingkat grassroots hingga pembinaan talenta elite melalui pusat pelatihan seperti INF Clairefontaine, hingga kompetisi liga profesional yang kuat.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai kepemimpinan dalam organisasi olahraga, termasuk pengelolaan tim dan pengambilan keputusan strategis; tata kelola olahraga yang menekankan transparansi dan akuntabilitas; strategi pengembangan sepak bola putri; serta aspek administrasi dan manajemen olahraga, termasuk pengelolaan kompetisi dan program pengembangan pemain.
Fabien Penone selaku Duta Besar Prancis untuk Indonesia, mengatakan ini adalah langkah awal dan berharap kolaborasi ini memberikan dampak positif bagi kemajuan sepak bola perempuan di kedua negara.
“Ini baru langkah awal. Dalam beberapa minggu ke depan, sekelompok pemain dan pelatih perempuan Indonesia akan berangkat ke Clairefontaine, pusat pelatihan nasional Federasi Sepak Bola Prancis," ujarnya.
"Seperti yang kita ketahui, Clairefontaine dikenal sebagai “pabrik” pemain sepak bola Prancis, tempat lahirnya pemain-pemain kelas dunia seperti Thierry Henry, Nicolas Anelka, Marcus Thuram, dan tentu saja Kylian Mbappé."
"Kunjungan ini akan berlangsung pada 3 hingga 9 Mei, dan kami sangat senang menyambut para peserta dari Indonesia,” ungkapnya.





