Bogor Hornbills Cetak Rekor Langka di Final IBL
Sejak IBL 2016, babak final selalu menggunakan sistem seri, mulai dari Best Of 3, dan sekarang Best Of 5 sebagai inovasi baru.
www.sportcorner.id - Sejak IBL 2016, babak final selalu menggunakan sistem seri, mulai dari Best Of 3, dan sekarang Best Of 5 sebagai inovasi baru.
Sebagian besar pertandingan final selalu berakhir dengan margin skor tipis. Tetapi ada kalanya muncul ketimpangan, dan Bogor Hornbills tahun ini berhasil mencetak rekor langka tersebut.
Hornbills menjadi tim kedua sepanjang sejarah IBL sejak 2016, yang memenangkan pertandingan final dengan margin 20 poin. Tim pertama, dan sudah dua kali melakukannya adalah Satria Muda Pertamina. Ironisnya, korbannya selalu sama dalam tiga pertandingan tersebut, yaitu Pelita Jaya.
Pertandingan Final IBL pertama yang berakhir dengan margin 20 poin terjadi pada tahun 2017. Tepatnya di Game 2 Final IBL 2017, pada tanggal 6 Mei 2017.
Satria Muda yang sudah kalah di Game 1, bisa bangkit dan mengalahkan Pelita Jaya dengan skor 83-63. Sayangnya di seri ini, Satria Muda kalah dari Pelita Jaya.
Setelah cukup lama, akhirnya pada tahun 2021, rekor ini terulang lagi. Satria Muda dan Pelita Jaya kembali bertemu di seri final. Kemudian pada Game 1 Final IBL 2021, Satria Muda menang dengan skor 70-50 atas Pelita Jaya. Kali ini, Satria Muda keluar sebagai juaranya dengan memenangkan seri final 2-1 atas Pelita Jaya.
Lima tahun berlalu, giliran Bogor Hornbills yang menciptakan rekor langka tersebut. Hornbills memenangkan Game 2 Final IBL 2026 dengan skor 83-63.
Mereka bangkit setelah kalah di Game 1, dan membuat Pelita Jaya untuk ketiga kalinya menjadi tim yang kalah di pertandingan final dengan margin 20 angka.


