Soal Petinju Muda yang Meninggal di Porprov Jawa Timur, PP Pertina Tunggu Laporan

Farhat Mika Rahel Riyanto meninggal di atas ring tinju.

Share:
article
Olahraga

"Kalau saya melihat wasit sebenarnya sudah cukup baik. Tapi yang perlu digaris bawahi kalau saya bukan wasit tapi kejelian pelatih. Begitu si petinju itu di ronde satu memenangkan tapi ketika di ronde ketiga kena pukulan keras dan dia merasa petinju tidak mampu, maka melempar handuk. Itu tindakan yang baik, karena ditinju keselamatan adalah utama," kata Hengky. 
 
Hengky berharap ini menjadi insiden terakhir dalam dunia tinju baik amatir maupun profesional.

"Semoga tidak terjadi lagi dan ini terakhir kali di amatir dan profesional," ujar dia.

Seperti diketahui, Farhat terkena pukulan telak yang membuat ia limbung dalam pertarungan babak delapan besar Proprov Jawa Timur. Ia rubuh di tengah ring.

Farhat sudah mendapatkan bantuan pernafasan dengan tabung oksigen, dan sempat juga dibawa ke rumah sakit RSUD Jombang. Setiba di RSUD Jombang Farhat menjalani CT Scan dan hasilnya ditemukan pendarahan otak di kepala.

Farhat meninggal dunia pada Selasa, 12 September 2023 dini hari WIB, setelah sebelumnya koma. 


Tags

Petinju Tinju

Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing