Nyinyirin Satgas Anti Mafia Bola, Bung Towel Dituding Bagian dari Mafia?

Bung Towel kembali mengeluarkan komentar bernada sindiran, di mana kali ini ia menyindir Satgas Anti Mafia Bola bentukan PSSI.

Share:
article
Bola

[Baca juga: Viral Video Toilet Stadion GBLA, Jorok Banget]

Sayangnya, pendapat Bung Towel tersebut justru disambut negatif oleh netizen yang menudingnya sebagai bagian dari mafia bola.

Tidak sedikit dari netizen yang menuliskan komentar berisi kritikan terhadap Bung Towel.

"Prestasi Towel selama di PSSI yaitu menjadi kawan mafia. Saya inget waktu itu Indonesia diban, Towel bisa lolos entah pakai apa. Tidak punya rasa bersalah padahal kawannya sekarang mendekam di penjara," tulis @febridewa***

"Kenapa Bung Towel gak ikut memberantas mafia sepakbola? Katanya penikmat. Dari bicara Anda juga keren, begini begitu. Kalo saya jadi Anda saya akan turun langsung untuk memberantas mafia," tulis @Kumpai***

Sejauh ini Satgas Anti Mafia Bola telah mengeluarkan rilis adanya temuan pengaturan skor atau match fixing pada 2018 silam.

[Baca juga: Penjelasan Persib Bandung Soal Suporter yang Ditolak Masuk Stadion]

Namun, Satgas Anti Mafia Bola belum mengungkap identitas klub yang terlibat pada pengaturan skor tersebut.


Baca Juga

Topskor Persib Bisa Main Lawan Dewa United

Penyebab Patrick Kluivert Absen di Clash of Legends

Ada di Zona Merah, Semen Padang Belum Menyerah

Bojan Hodak Menanti Gol Sergio Castel

Bojan Hodak/Foto: Persib

Bojan Hodak Bicara Kekuatan Dewa United

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Badai Cedera di Skuat Persebaya Belum Reda

Klub Liga 1 PSBS Biak/X PSBS Biak.

Pemain dan Staf PSBS Biak Tak Gajian 3 Bulan

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Mauricio Souza Ungkap Kelemahan Persija Musim Ini

PSSI Bocorkan Ada Kompetisi Baru Musim Depan

Allano Makin Pede usai Persija Hantam Persebaya 3-0

Persib Wajib Pertahankan Konsistensi

Diskusi PSSI dan PSSI Pers: Menuju Piala Dunia 2030