Kilas Balik Kisah Marc Marquez di Honda, dari Digdaya hingga Nelangsa

Hengkangnya Marc Marquez dari Repsol Honda mungkin adalah sesuatu yang tadinya tak terpikirkan empat tahun lalu.

Share:
article
(FOTO: MotoGP)
MotorSports
(FOTO: MotoGP)

Bradl merasa Marquez menjadi korban dari evolusi motor MotoGP yang sudah bergerak ke arah yang sama seperti Formula 1.

Dalam perubahan teknologi ini, kendaraan balap punya peran lebih besar daripada talenta pembalap.

Teknologi aerodinamika membuat pembalap bisa memanfaatkan bantuan lebih besar dalam berkendara.

Di sisi lain, Marquez adalah pembalap yang punya keterampilan alami dalam mengatasi kekurangan motor.

Nah, ketrampilan alami inilah yang sulit dimanfaatkan Marquez saat motor Honda pada dasarnya sudah kalah bersaing dengan kompetitor lain.

Sebab, ketika dia berusaha memacu motornya melewati batas akan menimbulkan risiko lain.

Baca juga: Keadaan di MotoGP Sudah Berubah, Kini Honda dan Yamaha yang Akan Diberikan Hak Konsesi, Motor Eropa Enggak

Risiko tersebut adalah motor menolak untuk diintervensi seperti kinerja lane keeping assist pada mobil masa kini.


Baca Juga

Veda Ega Pratama tampil di Moto3 2026 seri Thailand/foto: IG @veda_54

Veda Ega Optimistis Raih Hasil Positif di Moto3 Brasil

Veda Ega Pratama debut di Moto3 2026/foto: IG @veda_54

Catatan Waktu Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand

Sean Gelael GTWCE/Istimewa

Target Sean Gelael di Balapan Tahun 2026

Intip Livery Fabio Quartararo di MotoGP 2026

Veda Ega Pratama akan mengenakan motor dengan nomor 9 di Moto3 2026/foto: Honda Team Asia

Ini Target Veda Ega di Moto3 2026