Alasan Mulia Sandy Walsh Tolak Cetak Gol Penalti Lawan Brunei

Sandy Walsh mengungkapkan alasan di balik menolak menjadi eksekutor penalti saat Timnas Indonesia melawan Brunei.

Share:
article
Bola

Tapi, dia bersedia melakukannya saat Indonesia berlaga di putaran dua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup F.

[Baca Juga: Gak Hanya Persija vs RANS, Ini Dia 3 Gol Hantu dalam Sejarah Sepak Bola]

"Mungkin saya akan menendang penalti ketika Indonesia nanti melakoni pertandingan melawan Irak, Filipina, ataupun Vietnam," ungkapnya.

Ketika menyinggung Vietnam, Walsh teringat pemain nomor punggung 5 yaitu Doan Van Hau yang bermain brutal di ajang Piala AFF 2022.

"Jika saya dapat mencetak gol, saya akan mencarinya (Doan Van Hau) dan akan menyikutnya sebagai selebrasi," katanya bergurau.

Indonesia akan melakoni pertandingan pertama Grup F putaran dua Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak pada 16 November di Basra.

Setelah itu, skuat Merah Putih kembali melakoni laga tandang ke Manila, Filipina lima hari kemudian.

Harusnya Indonesia main di kandang sendiri saat melawan Filipina, tapi karena mepet dengan pertandingan Piala Dunia U-17, PSSI mengusulkan Filipina menjadi tuan rumah lebih dulu.

Penulis: Dheidra Anggraeni Puspa Winata


Baca Juga

LALIGA Cetak Sejarah dengan Retro Matchday pertama

Topskor Persib Bisa Main Lawan Dewa United

Penyebab Patrick Kluivert Absen di Clash of Legends

Ada di Zona Merah, Semen Padang Belum Menyerah

Bojan Hodak Menanti Gol Sergio Castel

Bojan Hodak/Foto: Persib

Bojan Hodak Bicara Kekuatan Dewa United

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Badai Cedera di Skuat Persebaya Belum Reda

Klub Liga 1 PSBS Biak/X PSBS Biak.

Pemain dan Staf PSBS Biak Tak Gajian 3 Bulan

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Mauricio Souza Ungkap Kelemahan Persija Musim Ini

PSSI Bocorkan Ada Kompetisi Baru Musim Depan

Allano Makin Pede usai Persija Hantam Persebaya 3-0

Persib Wajib Pertahankan Konsistensi

Diskusi PSSI dan PSSI Pers: Menuju Piala Dunia 2030