8 Kelakuan Onar Pendukung Megawati di Korsel yang Disorot Warga Lokal

Ternyata ada delapan perilaku onar para pendukung Megawati Hangestri Pertiwi di Korea Selatan yang disorot warga lokal.

Share:
article
Warga Indonesia pendukung Red Sparks yang menuliskan nama Megawati di bendera nasional Korea Selatan
Olahraga
Warga Indonesia pendukung Red Sparks yang menuliskan nama Megawati di bendera nasional Korea Selatan

Sontak, beberapa kebiasaan pendukung Megawati tersebut menyita perhatian masyarakat lokal.

Atas ketidaknyamanan tersebut, tim Manajemen Red Sparks pun buka suara.

"Demi dapat menikmati pertandingan dengan gembira, harap ikuti budaya mendukung dengan kepedulian. Terlepas dari politik, agama dan ras, permain bisa menunjukkan permainan terbaiknya dan para pendukung bisa mendukung sepenuhnya. Perlu adanya kepedulian satu sama lain terlepas dari kalah dan menang," bunyi pernyataan resmi tim Manajemen Red Sparks mengutip dari sumber di akun Twitter @thisisreparo.

Mereka meminta agar para suporter mengikuti budaya dan kebiasaan olahraga yang sudah diterapkan di Korea Selatan.

Itu semua agar para suporter dapat menikmati pertandingan dengan gembira dan nyaman.

Baca juga: [Pendukung Megawati Bikin Marah Warga Korsel karena Coret-coret Bendera Negara Orang]

Jika ada yang tidak menaati aturan tersebut maka akan diminta untuk keluar dengan paksa.

Berikut 8 kelakukan onar pendukung Megawati di Korea Selatan:

1. Membawa slogan bermuatan politik.
2. Merusak bendera negara lain/bendera sendiri.
3. Mengkritisi dan booing tim atau pemain lawan.
4. Menggunakan flash untuk mengganggu permainan tim lain.
5. Duduk di home seat saat mendukung tim away.
6. Menempati tempat selain tempat yang sudah ditentukan.
7. Menonton sambil berdiri yang menghalangi pandangan penonton di belakang.
8. Merekam video atlet warming up secara tidak etis dan tidak bermoral.


Baca Juga

Megawati Hangestri sudah tiba di Turki pada Minggu (17/8/2025)/foto: Ofisial Manisa BBSK

Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing