Kronologi Penyebab Rivan Nurmulki Disanksi PBVSI

Berikut ini kronologi penyebab Rivan Nurmulki mendapatkan sanksi dari PP PBVSI berupa larangan bermain di liga internasional selama satu tahun.

Share:
article
Olahraga

Konon, absennya Rivan lantaran menemani sang istri yang melahirkan dan mengurus proses pengunduran diri dari kepolisian.

Pemain berusia 28 tahun itu mengaku sudah meminta izin kepada PBVSI terkait hal tersebut.

Namun, dalam waktu yang bersamaan, Rivan justru bermain di turnamen Kapolri Cup 2023 bersama tim voli putra Kalimantan Timur.

Saat itu, Kalimantan Timur tergabung di Pool A Barat bersama Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Sulawesi Utara.

Sayangnya Rivan gagal membawa Kalimantan Timur lolos ke delapan besar setelah hanya finis sebagai juru kunci.

Keikutsertaan Rivan di Kapolri Cup 2023 kemudian jadi permasalahan serius dan dinilai telah melanggar kesepakatan dengan PBVSI.

Akhirnya, Rivan dicoret dari skuad timnas voli putra Indonesia di Asian Games Hangzhou akhir September lalu.

[Baca juga: SKV Montana Raih Kemenangan Keempat di Liga Voli Bulgaria]

Setelah terkatung-katung selama beberapa bulan, akhirnya PBVSI memberikan sanksi kepada Rivan pada akhir November 2023.

Kabarnya, Rivan masih bisa bermain di turnamen dalam negeri meski dirinya disanksi oleh PBVSI.

Namun, hingga saat ini belum ada kepastian apakah Rivan akan bermain untuk klubnya saat ini, Surabaya BIN Samator.

Sebelumnya, ia absen saat Surabaya BIN Samator bermain di turnamen Livoli Divisi Utama 2023.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing