Cerita Gia yang Selalu Nangis Tulis Cerita soal Megawati di Red Sparks

Giovanna Milana mengaku selalu menangis setiap akan menulis cerita soal Megawati Hangestri.

Share:
article
Megawati Hangestri dan Giovanna Milana
Olahraga
Megawati Hangestri dan Giovanna Milana

www.sportcorner.id - Giovanna Milana mengaku selalu menangis setiap akan menulis cerita soal Megawati Hangestri.

Giovanna atau biasa disapa Gia, saat ini sedang berlibur di Italia bersama sang suami setelah musim Liga Voli Korea usai.

Red Sparks gagal melaju ke final Liga Voli Korea setelah di semifinal kalah 1-2 lawan Pink Spiders.

Di tengah momen liburannya, Gia mencurahkan  perasaannya soal rekannya di Red Sparks, Megawati, di Instagram. Dia mengaku selalu menangis setiap ingin menulis soal pevoli berusia 24 tahun itu.

[Baca Juga: Profil Cavlin Verdonk, yang Mengaku Sedang Proses Naturalisasi]

Berikut isi curahan hati Gia soal Megawati yang diunggak di akun Instagram pribadinya:

Mega tersayang,

Saya selalu mengatakan pada diri sendiri untuk sedikit menunggu sebelum menulis ini karena setiap mau memulai, saya selalu menangis. Tapi, baiklah, inilah dia.

Bisa dikatakan, kami berdua hadir di kompetisi ini seperti bayi. Budaya voli yang biasa kami rasakan adalah relaks, pelan, dan santai. Saya takkan menggunakan kata-kata itu untuk menggambarkan voli di V-League.

Setelah kami memulai latihan, saya tahu akan banyak mendapat pelajaran dan berkembang secara fisik dan mental. Setiap hari saya stres dan sering berpikir berlebihan serta meragukan kemampuan diri sendiri bisa bertahan musim ini.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing