Pemerintah Pastikan Bonus Paralimpiade Sama dengan Olimpiade

Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 mendapatkan bonus Rp6 miliar dari Pemerintah.

Share:
article
Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo/Humas Kemenpora
Olahraga
Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo/Humas Kemenpora

www.sportcorner.id - Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo memastikan jumlah bonus yang raih atlet Paralimpiade Paris 2024, sama dengan atlet Olimpiade Paris 2024.

Paralimpiade Paris 2024 digelar mulai 28 Agustus hinga 8 September.

Yang diikuti oleh 169 negara dengan 22 cabang olahraga yang dipertandingkan, dengan jumlah total atlet mencapai 4.400.

Indonesia mengirimkan 33 atlet untuk bertanding di Paralimpiade Paris 2024. Jumlah ini meningkat dari Paralimpiade Tokyo 2020 yang mengirimkan 23 atlet.

Dito Ariotedjo mengatakan, nilai bonus dari pemerintah bagi atlet yang tampil maupun yang berhasil peraih medali sama dengan atlet Olimpiade.

Baca juga: Hasil Lengkap Korea Open 2024 Hari Kedua, Hanya Satu yang Lolos

"Bonus pasti sama, itu sudah menjadi aturan baku dan sudah menjadi kebiasaan bapak presiden (Presiden Joko Widodo) yang selama ini memberikan perlakuan yang sama dan tidak pernah beda," kata Menpora Dito Ariotedjo di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (28/8/2024).

Seperti diketahui, atlet yang meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 mendapatkan bonus Rp6 miliar.

Sedangkan peraih medali perunggu pemerintah memberikan bonus sebesaer Rp1,6 miliar.

Di sisi lain, 35 atlet Indonesia yang dikirim ke Paralimpiade Paris akan berlaga di 10 cabang olahraga.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing