Fakta Menarik Triple Crown, Gelar Paling Prestisius di Arena Balap Kuda

Dalam dunia pacuan kuda, hanya ada satu gelar yang mampu membuat arena sunyi karena takjub

Share:
article
Mengenal Triple Crown dalam berkuda
Olahraga
Mengenal Triple Crown dalam berkuda

Kombinasi stamina, umur, dan konsistensi membuat gelar ini sangat langka dan dihormati. Tidak heran jika hanya dua nama berhasil mencatatkan sejarah dalam lebih dari tiga dekade.

Meski konsepnya serupa, tiga kemenangan dalam satu musim, Triple Crown di setiap negara punya warna dan tantangan tersendiri. Di Amerika, Inggris, dan Jepang, Triple Crown adalah arena khusus bagi kuda usia 3 tahun. Sementara di Hong Kong, usia tak lagi jadi batasan. Di Australia, bahkan sprinter pun diberi jalur menuju mahkota mereka sendiri.

Triple Crown di Indonesia, meski berbeda rute, namun semangatnya sama: tiga seri balapan berjenjang, yang masing-masing menuntut keunggulan berbeda. Seri I di bulan April (1.200 meter), Seri II di bulan Mei (1.600 meter), dan klimaksnya: Indonesia Derby di bulan Juli sejauh 2.000 meter.

Sepanjang sejarah PORDASI, baru dua kuda saja yang meraih gelar Triple Crown, yaitu kuda Manik Trisula pada 2002 dan kuda Djohar Manik pada 2014. Dan sejak itu, satu dekade lebih, mahkota itu hanya indah dikenang, namun sulit diulang.

Baca juga: Ternyata Ini Pemilik Tempat Pacuan Kuda Arena Turnamen Selebriti Indonesia

Sejarah mencatat setidaknya tujuh kuda yang nyaris menyentuh Triple Crown namun gagal. Ada yang gagal di leg terakhir seperti King Master (2006), King Runny Star (2015), Nara Asmara (2016) dan Queen Thalassa (2019).


Baca Juga

Indonesia Kirim 996 Atlet ke SEA Games 2025

Padel Masuk Cabang Olahraga Asian Games 2026

Timnas Voli Putra Indonesia juara SEA V.League 2025 putra leg kedua/foto: Vidio

Jelang SEA Games 2025, Timnas Voli Putra TC di China

Janice Tjen

Janice Tjen Gabung Agensi yang Naungi Atlet Dunia

Isi Obrolan Janice Tjen dan Menpora Erick Thohir

MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2

Daftar Pemenang MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2

KOI Ingin Wushu Jadi Lumbung Emas di SEA Games 2025