Debut Format Baru, Final IBL 2026 Digelar Sampai Game Terakhir
Di tahun perdana menggunakan format baru, final IBL 2026 langsung digelar hingga game terakhir.
“Pada musim-musim sebelumnya, final sering kali sudah selesai dalam tiga gim. Dan ternyata terbukti, final benar-benar berjalan hingga pertandingan terakhir,” katanya.
Junas juga menyoroti semakin meratanya persaingan di IBL dalam beberapa musim terakhir. Dalam empat musim terakhir, selalu lahir juara yang berbeda, mulai dari Satria Muda (2022), Prawira Bandung (2023), Pelita Jaya (2024), hingga Dewa United Banten (2025).
“Bahkan dalam empat musim terakhir, juaranya juga selalu berganti. Menurut saya, hal itu menunjukkan tingkat kompetitif liga semakin tinggi,” ujar Junas.
Ia menilai keberhasilan Bogor Hornbills menembus final pada musim kelimanya di IBL menjadi bukti bahwa setiap klub memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bersaing di level tertinggi.
“Bogor Hornbills, misalnya, pada musim kelimanya di IBL sudah mampu menembus partai final. Ini memberikan harapan bagi kota-kota lain, para penggemar, maupun klub-klub peserta bahwa peluang untuk mencapai level tertinggi selalu terbuka,” tambahnya.
Dengan persaingan yang semakin merata dan kualitas kompetisi yang terus meningkat, IBL optimistis liga akan terus berkembang menjadi kompetisi bola basket profesional yang sehat, kompetitif, dan menarik bagi seluruh pencinta basket Indonesia.



