Tinggalkan Portugal di Usia 23 Tahun, Francisco Pereira Ungkap Alasan Pilih Indonesia

Bek muda milik RANS Nusantara FC, Francisco Pereira Carneiro, mengungkapkan alasannya meninggalkan Portugal dan berkarier di Indonesia.

Share:
article
Bola

www.sportcorner.id - Bek muda milik RANS Nusantara FC, Francisco Pereira Carneiro, mengungkapkan alasannya meninggalkan Portugal dan berkarier di Indonesia.

Padahal, saat ini Francisco Pereira Carneiro, masih berusia 23 tahun dan memiliki potensi besar berkarier di Eropa.

Namun, Kiko, sapaan akrab Francisco Pereira Carneiro, tak khawatir dengan pilihannya tersebut dan siap menghadapi tantangan yang ada.

"Perjalanan saya sebagai pemain sepak bola masih dini. Tapi semua pencapaian sejauh ini, saya peroleh dengan usaha yang sangat keras dan jalannya tidak selalu mulus," ungkap Kiko dikutip dari Liga Indonesia.

"Kesempatan datang ke Indonesia dan kini bergabung dengan RANS FC memang sudah saya nantikan," lanjutnya.

Menurutnya, alasan dirinya meninggalkan Portugal adalah ingin meningkatkan kemampuan dirinya sebagai pesepakbola.

"Sebagai seorang pemuda, saya selalu mengejar peluang untuk mencari pengalaman di luar Portugal. Saya ingin meninggalkan Portugal untuk meningkatkan nilai saya sebagai manusia dan tentunya sebagai pesepak bola," jelasnya.

Sejak tiba di Indonesia, ia mencoba beradaptasi dengan kondisi yang berbeda dengan negara asalnya.

"Datang ke Indonesia yang secara budaya sangat berbeda dengan Portugal dan beradaptasi dengan realita baru sungguh penting untuk pengembangan diri saya," ujarnya.

Kiko mengaku senang dengan keputusannya bergabung dengan RANS Nusantara dan bermain di Liga 1.

"Faktanya saya bergabung dengan RANS FC, klub yang berkompetisi di Liga 1 yang kompetitif. Sejauh ini, bagi saya merupakan langkah karier yang penting dan menguntungkan," tutur mantan pemain Montalegre itu.


Baca Juga

Topskor Persib Bisa Main Lawan Dewa United

Penyebab Patrick Kluivert Absen di Clash of Legends

Ada di Zona Merah, Semen Padang Belum Menyerah

Bojan Hodak Menanti Gol Sergio Castel

Bojan Hodak/Foto: Persib

Bojan Hodak Bicara Kekuatan Dewa United

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Badai Cedera di Skuat Persebaya Belum Reda

Klub Liga 1 PSBS Biak/X PSBS Biak.

Pemain dan Staf PSBS Biak Tak Gajian 3 Bulan

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Mauricio Souza Ungkap Kelemahan Persija Musim Ini

PSSI Bocorkan Ada Kompetisi Baru Musim Depan

Allano Makin Pede usai Persija Hantam Persebaya 3-0

Persib Wajib Pertahankan Konsistensi

Diskusi PSSI dan PSSI Pers: Menuju Piala Dunia 2030