Ribut-ribut di Medsos, Ini Aturan BWF yang Dinilai Aneh

Ada satu aturan BWF (Federasi Bulutangkis Dunia) yang dinilai aneh dan sebaiknya dihapuskan. Apa ya?

Share:
article
Olahraga

Sementara itu, Marin langsung bersalaman dengan wasit dan beres-beres. An Se-young masih sibuk merayakan kemenangannya.

An Se-young baru sadar, kemudian dia menghampiri Marin. Bukannya mendapat sambutan, pebulutangkis asal Spanyol itu justru tampak melakukan gestur peringkatan pada An Se-young.

Marin terlihat mengintimidasi An Se-young, tapi pebulutangkis Korea Selatan itu tidak menggubrisnya.

Jika merujuk pada statuta BWF, apa yang dilakukan An Se-young adalah salah. Sebab, setelah pertandingan usai, dia tidak bersalaman dengan lawan dan wasit lebih dulu.

[Baca Juga: Emas di Kejuaraan Dunia Junior Bukan Berarti Dosa PBSI Diampuni]

Banyak yang menyebut aturan BWF itu aneh. Sebab, di tenis tak ada kewajiban pemain menyalami lawan dan wasit setelah pertandingan berakhir.

Perdebatan terjadi saat Subid Hubungan Luar Negeri PBSI, Rudy Roedyanto mencuit soal aturan BWF soal salaman dengan lawan dan wasit.

"Sdh ada peraturan di BWF, selesai bermain, pemain diwajibkan salaman dulu sama pemain/ wasit,baru pelatih/official… sejauh ini dari pantauan hanya 50% yg melakukan… ayo lbh baik lagi," tulis Rudy.

Cuitan Rudy mendapat beragam komentar dari warganet yang menyebut aturan tersebut aneh.

[Baca Juga: Indonesia Tutup Mata, Fans Bayern Peduli Tragedi Kanjuruhan]


Tags

BWF

Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing