Ribut-ribut di Medsos, Ini Aturan BWF yang Dinilai Aneh

Ada satu aturan BWF (Federasi Bulutangkis Dunia) yang dinilai aneh dan sebaiknya dihapuskan. Apa ya?

Share:
article
Olahraga

"Kalo lawan dengan intensitas tinggi dan penuh psywar sepanjang tanding akan susah melakukan itu pasti lebih milih selebrasi duluan dibanding bersalaman," tulis akun @Rianhidayat4869.

"Sulit dilakukan jika itu terjadi dlm pertandingan2 intens, ketat, apalagi kalau di final," tulis jurnalis Ainur Rohman, pada akun @ainurohman.

Ainur membeberkan beberapa alasan mengapa aturan tersebut tidak relevan:

1. Secara alamiah, pemain akan terdorong untuk berselebrasi dan merayakan kemenangannya lebih dulu bersama pelatih yang ada di tepi lapangan. Beda dengan tenis yang pelatihnya ada di tribun.

2. Peraturan tidak akan berfungsi maksimal jika tidak ada punishment.

3. Atau mengadopsi aturan WTA sekalian untuk tidak mewajibkan pemain bersalaman setelah match. Mau salaman di lapangan silakan. Enggak juga silakan.


Tags

BWF

Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing