Olahraga Favorit Megawati Ternyata Bukan Voli

Pemain Red Sparks, Megawati Hangestri mengaku olahraga favoritnya waktu kecil ternyata bukan voli.

Share:
article
Olahraga

www.sportcorner.id - Pemain Red Sparks, Megawati Hangestri mengaku olahraga favoritnya waktu kecil ternyata bukan voli.

Megawati saat ini berkembang menjadi salah satu atlet voli andalan Indonesia di kancah internasional.

Berkat kemampuannya, Megawati direkrut klub Korea Selatan, JungKwanJang Red Sparks. Ini merupakan pertama kali baginya main di Negeri Ginseng.

Di debutnya, Megawati tampil luar biasa membawa Red Sparks mengalahkan IBK Altos sekaligus meraih penghargaan MVP.

Bahkan, Megawati dianugerahi MVP putaran pertama kompetisi Voli Korea Selatan atau V-League.

[Baca Juga: Red Sparks Kalah, Megawati Sumbang Poin Tertinggi Selama di V-League]

Ternyata, voli bukan olahraga favorit Megawati saat keci. Karena lebih sering bergaul dengan laki-laki, atlet 24 tahun itu lebih menyukai sepak bola.

"Aku suka sepak bola, karena aku dulu teman aku kebanyakan cowok," ujar Megawati, di channel YouTube Korea Reomit.

"Pada akhirnya, aku pindah ke voli karena papa dan mama," katanya.

Menurut Megawati, dengan kondisi fisiknya yang tinggi, menjadi pesepakbola dinilai sia-sia.

"Karena aku cewek, tinggi, dan banyak atlet voli tinggi-tinggi. Jadi sayang aja kalau jadi pesepakbola," ucapnya.

[Baca Juga: Hasil Kejurnas Voli U-17: BIN 02C Pecundangi PLN]


Baca Juga

Megawati Hangestri sudah tiba di Turki pada Minggu (17/8/2025)/foto: Ofisial Manisa BBSK

Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing