Drawing Orleans Masters 2024: Jalan Mudah Indonesia, Auto Juara?

Berikut hasil drawing Orleans Masters 2024, di mana wakil Indonesia memiliki jalan mudah di babak 32 besar.

Share:
article
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari Tumbang di Babak 16 Besar Indonesia Masters 2024
Olahraga
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari Tumbang di Babak 16 Besar Indonesia Masters 2024

www.SportCorner.id – Berikut hasil drawing Orleans Masters 2024, di mana wakil Indonesia memiliki jalan mudah di babak 32 besar.

BWF telah merilis hasil drawing Orleans Masters 2024 pada Selasa (20/2/2024) kemarin.

Ajang BWF Super 300 itu sendiri digelar bersamaan dengan All England 2024 pada 12-17 Maret mendatang.

Indonesia akan menurunkan skuad mini yang berisikan kelima wakilnya yang semuanya berasal dari nomor ganda.

Ya, tidak ada wakil tunggal putra maupun putri dari Indonesia di ajang bergengsi tersebut.

Baca juga: Drawing All England 2024: Ahsan/Hendra Uji Nyali, Ganda Campuran Apes!

Meski demikian, menariknya para pemain ganda tanah air yang ikut serta semuanya menjadi unggulan.

Hal ini tentu memberikan keuntungan tersendiri, karena status unggulan menghindarkan mereka bertemu lawan sulit di babak-babak awal.

Wakil Indonesia juga mendapatkan keuntungan lainnya yakni minim berhadapan dengan pemain top dunia karena digelar bersamaan dengan All England 2024.

Otomatis para pemain top dunia memilih berlaga di ajang BWF Super 1000 itu ketimbang di Orleans Masters 2024.

Contohnya Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang menjadi unggulan pertama di ganda putri.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing