Pebulutangkis China He Ji Ting Diduga Terlibat Match Fixing di All England 2023

Pebulutangkis asal China, He Ji Ting diduga terlibat match fixing di All England 2023.

Share:
article
Pebulutangkis China, He Ji Ting Diduga Match Fixing/Foto: Instagram He Ji Ting
Bulutangkis
Pebulutangkis China, He Ji Ting Diduga Match Fixing/Foto: Instagram He Ji Ting

Belum diketahui kebenarnya kabar tersebut. Belum ada juga pernyataan resmi dari federasi bulutangkis China dan juga BWF.

Sebelumnya, He Ji Ting pernah dinyatakan bersalang kasus match fixing di Fuzhou China Open 2018.

BWF menjatuhkan sanksi kepada empat pemain China. Selain He Ji Ting, tiga lainnya adalah Li Jun Hui, Liu Yu Chen, dan Tan Qiang.

Keempat pemain tersebut dinyatakan melanggar Pasal 3.1.2 Kode Etik BWF 2017 terkait berjudi dan hasil pertandingan yang tidak biasa karena gagal menggunakan upaya terbaik untuk memenangkan pertandingan di Fuzhou China Open 2018.

[Baca Juga: Alasan PBSI Gunakan Sistem Baru untuk Promosi dan Degradasi]

Mereka dilarang berpartisipasi dalam segala aktivitas perbulutangkisan selama 3 bulan dengan masa percobaan 2 tahun (terhitung dari 25 Januari 2022).

"Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan hasil kasus integritas yang melibatkan empat pemain ganda putra asal China: He Ji Ting, Tan Qiang, Li Jun Hui (sekarang sudah pensiun), dan Liu Yu Chen," bunyi pernyataan BWF.

"Keempat pemain tersebut dinyatakan melanggar Pasal 3.1.2 Kode Etik BWF 2017 Terkait Taruhan, Taruhan, dan Hasil Pertandingan Tidak Beraturan karena gagal menggunakan upaya terbaik untuk memenangkan pertandingan di Fuzhou China Open 2018."


Baca Juga

Piala Uber 2026: Indonesia 3-2 Chinese Taipei

Piala Uber 2026: Indonesia 5-0 Australia

Piala Thomas 2026: Indonesia 3-2 Thailand

Hasil Piala Uber 2026: Indonesia 3-2 Kanada

Tim Uber Indonesia Waspadai 'Kuda Hitam' Kanada

Hasil Piala Thomas 2026: Indonesia 5-0 Aljazair

Dhinda dan Thalita Terinspirasi Piala Uber 2024

Ubed Tak Sabar Lakoni Laga Pertama Piala Thomas 2026

Hendra Setiawan Nikmati Peran Baru di Tim Piala Thomas

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Malaysia Open 2026/Foto: PBSI

Target PBSI untuk Tim Thomas dan Uber Indonesia