Sejarah BWF World Tour Finals, Ajang yang Muncul 40 Tahun Lalu

BWF World Tour adalah sebuah seri turnamen bulutangkis Kelas 2 di bawah naungan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

Share:
article
Anthony Sinisuka Ginting dan Viktor Axelsen di Final BWF World Tour Finals 2022
Olahraga
Anthony Sinisuka Ginting dan Viktor Axelsen di Final BWF World Tour Finals 2022

www.sportcorner.id - BWF World Tour adalah sebuah seri turnamen bulutangkis Kelas 2 di bawah naungan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) yang terbuka untuk pemain-pemain peringkat atas dunia.

Tur Dunia BWF dibagi menjadi enam tingkatan turnamen, World Tour Finals, Super 1000, Super 750, Super 500, dan Super 300.

Selain itu, terdapat satu kategori turnamen lain dalam seri World Tour BWF, yaitu Super 100, yang juga memberikan poin bagi pemain.

BWF World Tour Finals adalah turnamen penutup dari rangkaian tur dunia yang sebelumnya telah bergulir dalam satu musim kompetisi.

[Baca Juga: Jadwal Turnamen Bulutangkis Pemain Indonesia usai Japan Masters 2023]

Kompetisi bulutangkis dunia sudah mengenal konsep turnamen Finals dengan nama berbeda-beda, dimana BWF pada awalnya bernama World Badminton Grand Prix Finals di tahun 1983-2000.

Pada edisi 2000 ajang tersebut diselenggarakan pada 8-12 Agustus 2001 di Brunei Darussalam.

Kemudian pada 2008-2009, berganti nama lagi menjadi BWF Super Series Masters Finals.

Tak berhenti disitu, ajang bergengsi tersebut berganti nama lagi di tahun 2010-2017 menjadi BWF Super Series Finals.

Sudah dihelat secara rutin sejak 1983, konsep turnamen Finals yang mempertemukan para pemain terbaik di tiap sektor terpilih ini baru dirilis pertama kali pada tahun 2018.


Baca Juga

Megawati Hangestri sudah tiba di Turki pada Minggu (17/8/2025)/foto: Ofisial Manisa BBSK

Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing