Sejarah BWF World Tour Finals, Ajang yang Muncul 40 Tahun Lalu

BWF World Tour adalah sebuah seri turnamen bulutangkis Kelas 2 di bawah naungan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

Share:
article
Anthony Sinisuka Ginting dan Viktor Axelsen di Final BWF World Tour Finals 2022
Olahraga
Anthony Sinisuka Ginting dan Viktor Axelsen di Final BWF World Tour Finals 2022

Pada BWF Super Series Finals, peserta ditentukan dari ranking perolehan poin pemain dari 12 event BWF Super Series.

Pada edisi 2020, ajang ini digelar di Bangkok, Thailand dan edisi 2021 berlangsung di Bali, Indonesia.

Dua gelaran BWF World Tour Finals tersebut digelar dalam sistem bubble, sehingga tak bisa dihadiri oleh penonton umum demi meminimalisasi penularan Covid-19.

[Baca Juga: Efek Megawati Hangestri, Fans Korea Ingin Pake Hijab]

Seiring dengan terkendalinya Covid-19 di dunia, BWF World Tour Finals 2022 pun diputuskan bisa disaksikan langsung oleh penonton.

Ajang BWF Super Series Finals makin bergengsi karena menyediakan total hadiah 1 juta Dolar Amerika Serikat atau yang tertinggi di antara turnamen bulutangkis yang ada di dunia.

Turnamen Finals bulutangkis dunia pun kembali berganti nama menjadi BWF World Tour Finals mulai edisi 2018.

Perubahan nama ini terjadi seiring dengan langkah BWF yang mengganti struktur turnamen dari konsep Super Series ke World Tour.

Selain berganti nama, total hadiah yang diperebutkan juga naik menjadi 1,5 juta Dolar Amerika Serikat.

Pada 2021, BWF World Tour Finals sempat bergulir dua kali dalam satu tahun karena situasi pandemi Covid-19.

Penulis: Dheidra Anggraeni Puspa Winata


Baca Juga

Megawati Hangestri sudah tiba di Turki pada Minggu (17/8/2025)/foto: Ofisial Manisa BBSK

Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing